Perbedaan Yangko dan Geplak khas Jogja tidak hanya terlihat dari bentuknya, tapi juga terasa jelas saat kamu mencicipinya langsung, dari rasa sampai sensasi makannya.
Dua jajanan khas Jogja ini memang sama-sama sering dijadikan oleh-oleh, namun masing-masing punya keunikan yang membuatnya sulit disamakan. Yang satu kenyal dan lembut, sementara yang lain padat dan sangat manis.
Daftar Isi
Kalau kamu baru pertama kali mengenalnya, mungkin akan sedikit bingung membedakan keduanya.
Tapi sebenarnya ada beberapa hal sederhana yang bisa langsung menunjukkan perbedaannya.
Jadi, apa saja sih perbedaan yang membuat yangko dan geplak tidak bisa disamakan begitu saja?
Yangko Khas Jogja: Dari Tampilan ke Rasa yang Bikin Nagih!
Kalau kamu jalan-jalan ke Yogyakarta, kamu akan sering melihat jajanan kecil berbentuk kotak dengan balutan tepung halus ini.
Dari luar, tampilannya memang sederhana dengan taburan tepung di permukaan, tapi saat kamu menggigitnya, teksturnya langsung terasa kenyal dan lembut seperti mochi.
Di dalamnya biasanya ada isian kacang yang bikin rasa manisnya jadi lebih “berisi” dan tidak monoton.
Menariknya, yangko ini punya sensasi makan yang bikin nagih. Setiap gigitan terasa chewy, tapi tetap ringan di mulut.
Geplak: Jajanan Tradisional Jogja yang Warnanya Bikin Tertarik!
Kalau kamu lihat camilan warna-warni dengan bentuk bulat kecil yang mencolok, kemungkinan besar itu adalah Geplak, jajanan khas
Bantul yang terkenal dengan rasa manisnya yang cukup kuat. Terbuat dari kelapa parut dan gula, geplak punya looks yang simpel tapi justru langsung menarik perhatian karena warna-warnanya yang cerah.
Saat kamu mencobanya, kamu akan merasakan tekstur yang padat dan sedikit “seret” di mulut, dan justru itulah ciri khasnya.
Setelah mengenal karakter masing-masing, sekarang saatnya kita bahas perbedaan yangko dan geplak supaya kamu tidak salah pilih saat berburu oleh-oleh di Jogja.
Mengenal 7 Perbedaan Yangko dan Geplak dari Bahan hingga Rasa
Supaya lebih gampang menangkap perbedaan yangko dan geplak, langsung aja lihat perbandingan di bawah ini!
| Aspek | Yangko | Geplak |
| Bahan dasar | Tepung ketan dan isian kacang | Kelapa parut dan gula |
| Tekstur | Kenyal, lembut seperti mochi | Padat dan sedikit kasar |
| Rasa | Manis lembut dengan sedikit gurih | Sangat manis dominan gula |
| Bentuk | Kotak kecil | Bulat atau tidak beraturan |
| Warna | Cenderung pastel atau polos | Warna-warna cerah |
| Daerah asal | Kota Yogyakarta | Bantul, Yogyakarta |
| Sensasi makan | Kenyal dan lembut di mulut | Padat dan legit |
Jika dilihat sekilas, keduanya memang berbeda dalam banyak hal. Tapi di balik itu, ada juga kesamaan yang membuatnya sama-sama menjadi incaran para wisatawan Jogja, lho!.
Bukan Cuma Beda! Tapi Apa Saja Sih Persamaan Yangko dan Geplak?
Meski berbeda, yangko dan geplak punya banyak kesamaan yang bikin keduanya sama-sama disukai sebagai oleh-oleh khas Yogyakarta.
Keduanya sama-sama berasal dari DIY dan sudah lama jadi camilan tradisional yang populer di kalangan wisatawan.
Dari rasanya, Yangko dan Geplak sama-sama punya rasa manis yang khas, cocok buat kamu yang suka jajanan tradisional khas Jawa.
Keduanya juga dibuat dari bahan sederhana dan alami, tapi diolah dengan cara tradisional sehingga rasanya tetap otentik.
Selain itu, kamu bisa dengan mudah menjadikan keduanya sebagai oleh-oleh karena keduanya tahan cukup lama saat dibawa bepergian.
Tidak heran jika banyak wisatawan selalu mencari yangko dan geplak sebagai “buah tangan wajib” setiap kali berkunjung ke Yogyakarta.
Jadi sekarang lebih tahu kan perbedaan Yangko dan Geplak? Dua oleh-oleh khas Jogja ini memang sama-sama menarik, tapi punya karakter rasa yang berbeda banget.
Yangko menawarkan sensasi kenyal, lembut, dan ringan dengan isian kacang yang bikin rasanya lebih seimbang.
Sementara Geplak hadir dengan rasa manis yang lebih kuat, tekstur padat, dan tekstur yang lebih “nendang”.
Kalau kamu berencana liburan ke Jogja, memahami perbedaan yang bisa jadi oleh-oleh khas Jogja ini akan bikin kamu lebih mudah memilih jajanan yang sesuai selera.
Tapi kalau kamu ingin pengalaman wisata yang lebih praktis, nyaman, dan terencana tanpa ribet mikirin rute atau budget, kamu juga bisa mengandalkan Wisata Happy.
Wisata Happy membantu kamu menyusun itinerary wisata Jogja yang fleksibel sesuai budget dan gaya liburanmu.
Kamu bisa mendapatkan konsultasi paket gratis, menegosiasikan harga, serta memilih itinerary dan aktivitas yang kamu inginkan.
Kami juga menyediakan private trip, rekomendasi tempat wisata, hingga fasilitas mobil dan pemandu wisata yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan perjalananmu.
Jadi, daripada bingung mengatur perjalanan sendiri, kenapa tidak liburan lebih santai dan tinggal menikmati setiap momennya di Jogja?