Tamansari Jogja
Tamansari Jogja

Taman Sari Jogja: Harga Tiket, Daya Tarik dan Sejarah

Area wisata Tamansari merupakan kompleks peninggalan jaman dulu yang tetap mengundang decak kagum hingga mancanegara. Kompleks wisata tersebut menggabungkan keindahan alam dan kemegahan arsitektur dalam satu kompleks istana kerajaan. 

Taman Sari Jogja menjadi sebuah manifestasi seni dan sejarah serta menggambarkan keindahan kerajaan yang masih ada sekarang ini. Bagaikan permata di antara batu-batu, kompleks tersebut tersembunyi di tengah kota Yogyakarta, menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan. Dalam artikel wisata kali ini, Anda akan menjelajahi keajaiban wisata Taman Sari Jogja, memahami sejarahnya, serta mengapresiasi pesona keajaibannya.

Reservasi Custom Tour Harga Fleksibel

Bingung tidak ada paket wisata yang sesuai? Kamu bisa langsung melakukan reservasi cukup dengan menyebutkan jumlah peserta, durasi tour dan destinasi wisata yang kamu inginkan.

Ringkasan Wisata Taman Sari Jogja

Alamat Taman Sari Jogja

Patehan, Kraton, Yogyakarta City, Special Region of Yogyakarta 55133 (Google Maps)

Kompleks wisata Taman Sari bisa Anda jangkau jika Anda di sekitar Titik Nol Kilometer, Keraton Yogyakarta, atau Alun-Alun Kidul. Anda bisa mengakses Google Maps di telepon pintar Anda untuk rute dan titik pas lokasi Taman Sari Jogja.

Jam Operasional Taman Sari Jogja

Buka hari Senin-Minggu.

Buka pukul 09.00- 15.00 WIB

Jam operasional ini juga mengikuti pemberitahuan pengelola karena kompleks wisata tersebut menjadi cagar budaya penting di Jogja.

Harga Tiket Taman Sari Jogja

Harga Tiket Masuk Warga Lokal: Rp. 5.000

Harga Tiket Masuk Warga Asing: Rp. 15.000

Biaya Sewa Tour Guide: Rp. 25.000 – Rp. 30.000

Biaya Parkir Motor: Rp. 2000

Biaya Parkir Mobil: Rp. 5.000 – Rp. 30.000

Fasilitas

Toilet

Area Parkir

Musholla

Pemandu Wisata

Pusat Informasi

Souvenir Shop

Sejarah Taman Sari Jogja: Melihat Kehidupan Istana Zaman Dulu

Taman Sari Jogja atau Taman Indah merupakan kompleks istana kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat. Awalnya kompleks istana tersebut dibangun di pertengahan abad ke-18. Sultan Hamengkubuwono I yang membangun pertama kali kompleks bangunan tersebut. Fungsinya pada awalnya adalah sebagai tempat peristirahatan bagi keluarga kerajaan serta sebagai tempat hiburan bagi para pangeran dan abdi dalem. Kompleks tersebut memiliki peranan penting di dalam sejarah Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono II, Taman Indah atau Taman Sari mengalami pembaruan signifikan. Pada awalnya, kompleks tersebut mencakup berbagai kolam serta paviliun, tetapi kemudian ditambahkan bangunan-bangunan lain, termasuk gedung-gedung peristirahatan yang mewah. Namun, seiring berjalannya waktu, Taman Sari mengalami kerusakan akibat gempa bumi dan terus mengalami perubahan selama masa kolonial Belanda.

Daya Tarik Taman Sari Jogja yang Harus Anda Tahu

Ada berbagai magnet Taman Sari yang membuat Anda ingin mengunjungi tempat tersebut dan menjadikannya destinasi liburan ke Jogja. Nah, ini dia beberapa magnet-magnet tersebut.

1. Pesona yang Menghipnotis dari Kolam Taman Sari Jogja

Salah satu magnet utama Taman Sari yaitu kehadiran kolam-kolamnya yang menghipnotis setiap orang yang melihatnya. Kolam ini bukan sekadar peninggalan sejarah, tetapi juga mata air keindahan yang melengkapi keelokan kompleks.

Air yang jernih dan tenang menciptakan pantulan yang memikat, memberikan pengalaman visual yang memanjakan mata pengunjung. Pohon-pohon rindang yang melingkupi kolam memberikan naungan yang sejuk, menciptakan suasana yang cocok untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam.

2. Gapura Panggung: Pintu Gerbang Keajaiban Taman Sari

Gapura Panggung di Taman Sari menjadi pintu gerbang yang memukau, mengundang pengunjung untuk memasuki dunia keajaiban. Terletak di pintu masuk kompleks, gapura ini menampilkan ukiran khas Jawa yang rumit dan tatah kayu yang elegan. Gapura Panggung tidak hanya menyambut setiap orang, tetapi memberikan pengantar visual sangat memikat sebelum memasuki ke dalam Taman Sari Jogja.

Di samping itu, paviliun dalam hal ini pesanggrahan menggunakan desain khas Jawa turut memperindah Taman Indah tersebut. Contohnya seperti detail tinggi dengan kerumitan ukiran kayu, ornamen-ornamen batu paling memikat mata. Nuansa warna khas juga menciptakan suasana magis ketika Anda memasuki kompleks kerajaan tersebut. 

3. Gapura Agung: Gerbang Megah yang Mencerminkan Kemegahan Kerajaan

Gapura Agung di Taman Sari adalah masterpiece arsitektur yang mencerminkan kemegahan kerajaan. Dengan tinggi dan ukiran yang megah, gapura ini menciptakan atmosfer istana yang mulia.

Saat melintas di bawah Gapura Agung, pengunjung bisa menjamah aura kebesaran sekaligus meresapi sejarah gemilang dari kerajaan Yogyakarta.

4. Sumur Gumuling: Keajaiban Spiritual serta Arsitektural

Banyak area wisata Taman Sari Jogja menghipnotis wisatawan dengan arsitektur megah serta unik. Sumur Gumuling menjadi salah satu magnet penarik utamanya. Area wisata tersebut dianggap sebagai pusat dari kompleks istana tersebut. Sumur unik tersebut mempunyai desain arsitektur melingkar dengan anak tangga mengelilingi sumur tersebut. Desain arsitektur tersebut menciptakan pemandangan tidak ada duanya. Konon, sumur tersebut mempunyai makna spiritual serta filosofis sangat mendalam.

Sumur Gumuling Taman Sari bukan sekadar sumur, tetapi juga simbol spiritual yang mendalam, yaitu sebagai masjid di bawah tanah. Desain arsitektur melingkar serta tangga yang khas, sumur ini menciptakan nuansa mistis dan menenangkan. Sumur Gumuling tersebut memiliki makna filosofis serta spiritual. Masjid di dalamnya menjadi bagian integral dari kehidupan istana. Melihat wisata Taman Sari Jogja dari berbagai sudut memberikan pengalaman yang magis dan menambah nilai keunikan.

5. Gedung Kenongo: Jejak Megah Seni Budaya di Keraton

Gedung ini menjadi bangunan bersejarah di Taman Sari serta menyimpan keindahan seni budaya Jawa. Terbuka untuk umum, Gedung Kenongo sering digunakan sebagai tempat menikmati sunset serta seluruh bagian taman karena gedung tersebut cukup tinggi. Melangkah masuk ke Gedung Kenongo seperti memasuki hidupnya lembaran-lembaran sejarah. Sehingga membawa pengunjung pada perjalanan melintasi seni serta keindahan keraton yang menghipnotis.

Sudut-sudut istana air tersebut menjadi bukti kejelian arsitek bersejarah dalam menggabungkan kesemestaan alam dengan keanggunan bangunan. Setiap elemen, mulai dari pintu-pintu anggun hingga jendela-jendela yang terukir indah, menceritakan kisah tentang estetika tinggi yang dijunjung tinggi pada masa lalu.

Pengalaman Berkunjung: Tips dan Rekomendasi

Bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi istana air ini, disarankan datang pada waktu pagi atau sore hari untuk menikmati suasana yang lebih menenangkan dan menyejukan. Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan keindahan arsitektur dan alam yang memukau.

Selain itu, ada banyak warung serta pedagang kaki lima di sekitar kompleks wisata tersebut yang menjual makanan khas kota ini. Sehingga, Anda dapat menikmati kuliner lokal setelah menjelajahi keajaiban Taman Sari.

Wisata Menyelami Istana Air: Taman Sari Jogja

Taman Sari Jogja bukan hanya sekadar tujuan wisata; ia adalah penanda hidup sejarah dan budaya Jawa di masa lampau. Melalui penelusuran sejarahnya, keajaiban arsitekturnya, serta pesona alamnya, Taman Sari memperkaya pemahaman kita tentang warisan yang kaya di negeri ini. Mari kita hargai kehadiran istana air tersebut sebagai permata di antara permata budaya Indonesia lainnya yang tak ternilai harganya. Selamat menikmati perjalanan Anda ke dalam keajaiban istana air atau Taman Indah ini.