Jalan Malioboro
Jalan Malioboro

Jalan Malioboro: Daya Tarik, Kuliner dan Pusat Oleh-Oleh

Malioboro merupakan jantung kota Jogja dan salah satu wisata di Jogja yang wajib untuk kamu kunjungi, Malioboro menyimpan berbagai keunikan Budaya dan beberapa makanan / souvenir khas Jogja yang menjadi simbol kota Jogja. Nah bagi anda yang ingin liburan ke Yogyakarta, tidak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi jalan Malioboro ini.

Dalam artikel ini, Anda akan menemukan berbagai keunikan tentang Malioboro. Mulai dari sejarahnya sampai tempat yang harus Anda kunjungi ketika berada di sekitar jalan ini.

Reservasi Custom Tour Harga Fleksibel

Bingung tidak ada paket wisata yang sesuai? Kamu bisa langsung melakukan reservasi cukup dengan menyebutkan jumlah peserta, durasi tour dan destinasi wisata yang kamu inginkan.

Ringkasan Wisata Jalan Malioboro Jogja

Alamat Jalan Malioboro Jogja

Jl. Malioboro, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55271 (Google Maps)

Anda tidak perlu bingung terkait lokasi jalan ikonik ini. Jalan ini berada di sebelah Selatan Tugu Jogja, sebelah Utara Keraton Jogja atau Titik Nol Kilometer. Anda cukup cari di aplikasi maps HP Anda dengan mengetik Jalan Malioboro atau klik link Jl. Malioboro ini. Jalan Malioboro juga terletak diantara pusat parkir bus pariwisata di Jogja sehingga kamu bisa menuju kesini dengan jalan kaki.

Jam Operasional Jalan Malioboro Jogja

Buka hari Setiap Hari

Buka 24 Jam

Jalan Malioboro merupakan jalan umum sehingga jalan ini terbuka selama 24 jam seminggu kecuali ada event-event tertentu. Namun, jika Anda ingin melihat keindahan jalan ini, Jalan Malioboro jogja malam hari menjadi rekomendasi utama. Apalagi dari jam 4 sore sampai jam 10 malam. Pastikan kamu untuk datang dan sampai di Malioboro sebelum jam 6 sore, karena biasanya sepanjang Malioboro akan di tutup sesuai dengan peraturan pemkot Yogyakarta untuk menerapkan peraturan bebas kendaraan bermotor di kawasan Malioboro pada pukul 18:00 – 22:00 WIB.

Harga Tiket Malioboro Jogja

Gratis, Tidak ada Tiket Masuk

Fasilitas

Toilet

Area Parkir

Musholla

Pemandu Wisata

Pusat Informasi

Souvenir Shop

Mall

Pasar

Hotel / penginapan

Sejarah Jalan Malioboro

Malioboro merupakan kata yang berasal dari sansekerta yaitu malya bhara yang artinya karangan bunga. Jalan ini pada awalnya digunakan untuk kegiatan seremonial atau pun penyambutan tamu negara atau raja marga (jalan kerajaan). Jalan ini terletak di pusat kota Yogyakarta, memiliki sejarah panjang yang kaya dan menarik. Sejak zaman kolonial Belanda hingga era modern, Jalan Malioboro telah menjadi simbol kehidupan kota dan pusat kegiatan budaya serta perdagangan.

Pada sejarahnya, pemerintahan kolonial belanda menjadikan jalan ini sebagai pusat perekonomian dan pemerintahan pada awal 19. Namun, jalan ikonik ini sudah mulai populer pada tahun 1790-1945 yang berawal dari pembangunan Benteng Vredeburg tahun 1790. Selain itu, jalan ini juga menjadi saksi pertempuran hebat antara pejuang Tanah Air dengan pasukan kolonial Belanda yaitu peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949.

Daya Tarik dari Keunikan Malioboro

Terletak di pusat kota, Jalan Malioboro bukan hanya sekadar jalan, tetapi juga sebuah pengalaman wisata yang menawarkan keindahan dan keberagaman yang sulit ditemukan di tempat lain. Ini dia keunikan-keunikan Malioboro di mata para wisatawan dan orang-orang lokal.

1. Andong Khas Jogja

Salah satu cara terbaik untuk menikmati keunikan Malioboro adalah dengan menaiki andong khas Jogja menyusuri Jalan Malioboro. Andong merupakan kereta kuda yang indah dan dapat Anda sewa. Anda bisa melintasi jalan ini sambil menikmati pemandangan sekitar menggunakan Andong. 

Banyak jalan atau gang yang bisa dilewati kereta kuda ini. Bahkan Anda bisa berhenti di sekitar hotel di Jalan Malioboro . Pengalaman ini tidak hanya memberikan nuansa klasik, tetapi juga kesempatan untuk mengeksplorasi Malioboro secara lebih mendalam. 

2. Kuliner Unik Yogyakarta Sepanjang Jalan Malioboro

Malioboro juga terkenal dengan keindahan arsitekturnya, tetapi juga dengan kuliner uniknya. Berbagai makanan khas Jogja dapat ditemukan di sepanjang jalan ini. Ada banyak pedagang kaki lima yang menawarkan Anda berbagai macam kuliner.

Mulai dari kuliner tradisional Yogyakarta sampai jajanan kekinian bisa Anda dapatkan di sini. Contohnya gudeg, pecel, hingga angkringan dengan beragam jajanan tradisional. Menjelajahi kuliner Malioboro adalah cara terbaik untuk merasakan cita rasa otentik Yogyakarta.

3. Tempat Oleh-Oleh Khas Jogja

Nah, bagi Anda yang mencari oleh-oleh khas Jogja, Malioboro adalah surganya. Berbagai toko dan pedagang kaki lima menyediakan beragam souvenir yang mencerminkan kebudayaan dan keindahan kota ini. 

Batik, wayang kulit, dan pernak-pernik kreatif lainnya bisa menjadi kenangan berharga untuk dibawa pulang. Anda juga bisa menemukan berbagai kerajinan tangan yang unik di Jalan Malioboro. Mulai dari mainan tradisional seperti gasing sampai gantungan kunci yang unik dan menarik.

Jangan lupakan juga jika Anda menyusuri gang atau jalan di samping Malioboro, Anda dapat menemukan berbagai oleh-oleh makanan seperti bakpia khas Jogja. Perlu Anda ketahui, di sekitar Jalan Malioboro juga ada desa Pathok yang menjadi sentra oleh-oleh bakpia khas Jogja yang tidak boleh Anda lewatkan. Di sekitar jalan ini juga Anda bisa mengunjungi sentra oleh-oleh ikonik lainnya seperti Pasar Beringharjo dan Pasar Sore Malioboro.

4. Tempat untuk Para Seniman Yogyakarta Berkumpul

Malioboro tidak hanya menjadi tempat berbelanja dan bersantai, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi para seniman. Berbagai pertunjukan seni jalanan, mural, dan karya seni lainnya menghiasi sepanjang jalan, menciptakan atmosfer kreatif yang memikat para pelaku seni.

Banyak seniman sekitar yang melakukan kegiatan seninya di sekitar Jalan Malioboro. Bahkan ada beberapa event tahunan yang memperlihatkan berbagai macam art exhibition yang karyanya berasal dari para seniman Yogyakarta.

5. Keunikan Jalan Malioboro Jogja Malam Hari

Keindahan Jalan Malioboro akan terpancar dari sore hari sampai malam hari. Jalan Malioboro Jogja malam hari menawarkan keunikan yang berbeda. Lampu-lampu jalan yang berwarna-warni menciptakan suasana yang penuh keindahan.

Anda akan melihat berbagai macam pedagang kaki lima yang buka hingga larut malam menambah kehangatan dan keceriaan di sekitar Malioboro. Bahkan pasar sampai mall akan terlihat indah dengan lampu-lampunya di malam hari.

6. Tempat-Tempat Unik Menarik

Jalan Malioboro tidak hanya terkenal sebagai pusat perbelanjaan, tetapi juga melibatkan pengunjung dengan berbagai tempat menarik yang merefleksikan kekayaan budaya dan sejarah kota Yogyakarta.

Tugu Yogyakarta menjadi yang pertama. Monumen ini memiliki nilai sejarah dan simbolisme yang kuat, sering dijadikan titik pertemuan dan tempat bersantai bagi pengunjung.

Ada juga Museum Benteng Vredeburg yang terletak di sisi timur Jalan Malioboro, bekas benteng Belanda yang kini menjadi museum sejarah. Pengunjung dapat menjelajahi koleksi yang menggambarkan perjalanan sejarah Indonesia, terutama dalam konteks Serangan Umum 1 Maret 1949.

Alun-Alun Selatan menjadi tempat yang perlu Anda kunjungi. Tempat ini menawarkan suasana santai dengan hamparan rumput, gazebo, dan kuliner yang khas. Pada malam hari, Alkid atau Alun-Alun Kidul menjadi tempat favorit untuk bersantai sambil menikmati lampu-lampu kota yang bercahaya. Selain itu, ada  Keraton Yogyakarta yang menjadi istana resmi Sultan Hamengkubuwono.

Kemudian ada Pasar Beringharjo sebagai pasar tradisional yang populer. Pasar Beringharjo menawarkan berbagai barang, mulai dari kain batik hingga kuliner khas Jogja. Pasar ini menjadi tempat yang menarik bagi pengunjung yang ingin merasakan atmosfer pasar tradisional Indonesia.

Jalan Malioboro: Kunjungi Bersama Kami

Nah, itu dia beberapa informasi mengenai Jalan Malioboro yang populer sampai ke mancanegara. Jika Anda ingin mengunjungi jalan yang ikonik ini di Yogyakarta, Anda bisa mengambil paket wisata Jogja. Masih banyak informasi mengenai wisata yang tidak boleh Anda lewatkan. Ikuti terus informasinya hanya di sini.